Kamis, 11 Maret 2010

Densus Lumpuhkan Buronan 100 M AS


Tim Densus 88 Anti teror kembali harus layak mendapatkan apresiasi dari Bangsa ini. Setelah berhasil menangkap mati Buronan no 1 Indonesia Noordin M Top, Densus 88 Anti Teror kembali memperlihatkan keseriusannya dalam perburuan dan pemusnahan tindakan terorisme di Indonesia. Bahkan buronan kelas kakap yang kepalanya di hargai 100 Miliar Rupiah oleh kepolisian Amerika Serikat berhasil ditembak mati oleh sniper-sniper Densus.

Sempat melarikan diri ke Mindanao, Filipina akhirnya Dulmatin, buron terorisme pelaku Bom Bali 2002 berhasil ditembak mati oleh Tim Densus di Pamulang, Banten. Dulmatin memang bukan orang sembarangan, ahli membuat bom ini berkali-kali diisukan telah tewas di Filipina namun berita tersebut hanya isapan jempol belaka. Dulmatin yang pernah ikut perang bersama Al-Qaeda di Afghanistan itu akhirnya "pulang kampung" ke Indonesia untuk mencari pengikut baru. Namun, apa lacur, sepak terjangnya langsung mendapat perhatian dari tim Densus dan Intelejen Kepolisian RI. Dulmatin pun diberondong dengan 2 tembakan dan alhasil buronan 100 Miliar AS itupun tamat. Kita patut berbangga hati pada kinerja Tim Densus 88, bahkan Presiden SBY pun angkat topi terhadap kinerja tim Densus 88 Anti teror ini. Tapi, walaupun demikian kita masih harus tetap waspada, sebab masih ada sel-sel Noordin yang berkeliaran di Indonesia. bukan hanya satu atau dua tapi mungkin sudah merekrut calon "pengantin" baru yang siap meledakkan bom-bom nya dimanapun dan kapanpun. Salah satunya adalah Umar Pathek alias Mike. Apalagi menjelang kedatangan Presiden AS Barrack Obama ke Indonesia, isu bom kian santer terdengar.
Kita doakan saja semoga terorisme di Indonesia berhasil diberantas habis hingga ke akar-akarnya. (image by : thestar.com)

1 komentar: